22 Nov 2010

Call of Duty: Black Ops Raup Keuntungan USD650 Juta

 
CALIFORNIA - Activision mengatakan bahwa game terbitan mereka 'Call of Duty: Black Ops' meraup keuntungan sebesar USD650 juta di seluruh dunia pada lima hari pertama penjualannya. Angka tersebut lebih besar ketimbang rilisan Call of Duty tahun lalu, yakni 'Modern Warfare 2'.

Pekan lalu, Activision mengumumkan bahwa Black Ops telah menghasilkan USD360 juta pada hari pertama penjualannya. Game tersebut pun dianggap sang penerbit sebagai yang terbesar dalam sejarah. Demikian seperti yang dikutip dari USA Today, Senin (22/11/2010).

Black Ops juga telah menarik perhatian ke layanan Microsoft Xbox Live untuk 360. Activision mengatakan bahwa lebih dari 2,6 juta pengguna telah memainkan game tersebut pada hari peluncurannya, membuat 5,9 juta jam dari pertandingan multiplayer online.

Gamasutra, sebuah website untuk para pengembang video game, menuliskan bahwa para analis ingin tahu mengapa para gamer masih agak sungkan memainkan Black Ops. Hal ini karena game tersebut tidak dikembangkan oleh Infinity Ward, pengembang yang membuat Modern Warfare 2. Treyarch, subdivisi dari Activision studio, juga dikenal sebagai pengembang 'Call of Duty: World at War', telah ditunjuk untuk mengembangkan game terbaru Call of Duty.

"Black Ops bisa dianggap sebagai ujian penting untuk Activision. Di sini bisa dilihat hal apa yang paling penting untuk sebuah game? Apakah franchise-nya ataukah perusahaan pengembang di balik game tersebut?" ujar Collin Sebastian dari Lazard Capital Markets kepada website Gamasutra.

0 komentar:

Posting Komentar