27 Des 2010

Rumah "Cerdas", Solusi Jitu bagi Ibu Pekerja

Detail Berita
KONDISI wanita bekerja di kota-kota besar sudah menjadi pemandangan yang lumrah. Jika Anda satu di antara wanita bekerja, tentu ingin menjalani peran sebagai wanita karier dan ibu rumah tangga secara bersamaan. Apa solusinya?

Dalam kehidupan yang bergerak cepat, ada banyak tekanan yang dihadapi seorang ibu untuk berurusan dengan menjalankan tugas rumah, melakukan tugas sehari-hari seperti memasak atau membersihkan rumah, membesarkan anak, dan menyelesaikan deadline yang ketat di tempat kerja.

Pernah bertanya-tanya bagaimana pasangan abad ke-21 dapat menangani semua ini? Bagaimana mereka bisa membagi pekerjaan sehari-hari, memastikan anak-anak mereka mendapatkan perhatian dengan jumlah yang tepat, dan waktu menjadi produktif di tempat kerja?

Saat ini, teknologi tidak hanya membantu hidup Anda mudah dan sederhana, tetapi juga membawa keseimbangan hidup dan kerja. Ada banyak pasangan bekerja, yang selalu tetap terhubung dengan ponsel maupun internet menggunakan fasilitas e-mail, atau situs jejaring sosial. Demikian disitat Times of India, Senin (27/12/2010).

Nitin Desai telah menikah setahun yang lalu, dan dia dan istrinya Shweta bekerja selama berjam-jam. Mereka selalu berhubungan satu sama lain dan membahas masalah rumah tangga di Google Talk.

Anita Sharma dan Anand adalah pasangan sibuk, bepergian ke kantor masing-masing di lokasi berbeda. Salah satu pasangan ke Mumbai's Cuff Parade, dan yang lainnya di Bandra. Mereka memiliki anak 10 tahun untuk diurus. Namun teknologi terus berpacu dengan pasangan ini.

Menggunakan Yahoo Messenger, Anand dan Anita saling membagi cerita dan mendiskusikan yang berhubungan dengan kegiatan rumah sambil duduk di kantor, siapa yang membeli bahan makanan, mengambil anak dari sekolah, dan sebagainya.

Saat perjalanan pulang, Anita cek pekerjaan rumah (PR) anaknya menggunakan Office 2010 yang terdapat di ponsel cerdasnya, yang memungkinkan pengeditan dokumen di telepon.

Anita juga sedikit hati-hati tentang anaknya berselancar di internet. Dia telah menempatkan perangkat lunak pelacakan ke PC anaknya dalam keadaan aman. Ini dilakukan untuk menghentikannya mengakses konten X-rated.

Ada banyak pasangan bekerja yang meninggalkan bayi mereka di tangan pengasuh. Mereka selalu khawatir apakah anak-anak mereka aman di rumah. Dalam skenario ini, hal yang terpenting untuk dilakukan ialah menginstal CCTV yang bisa mengawasi rumah mereka.

Setelah serentetan pengalaman buruk dengan pengasuh mereka, Damini Gaurav Sood pun memutuskan untuk memasang kamera video di rumah mereka.

"Kamera dipasang di rumah untuk pengawasan secara online, dengan pengetahuan penuh dari pengasuh dan staf rumah, tidak dapat disebut sebagai kamera mata-mata dan tidak menimbulkan ancaman bagi privasi mereka dengan dua anak-anak di rumah, serta suami saya. Dan saya dapat login secara online dari kantor kami, atau bahkan bergerak untuk mengawasi. Bukan berarti kami akan menonton sepanjang hari, namun staf rumah tangga selalu sadar, mengetahui bahwa kita dapat menonton mereka kapan saja dan dari mana saja," kata Damini.

"Dengan menghabiskan lebih banyak waktu di tempat kerja, permintaan untuk sistem keamanan disesuaikan dan solusi otomatisasi terus meningkat. Perancang sistem keamanan rumah yang cerdas semakin beralih untuk sistem pengintai rumah yang lengkap dan otomatis untuk memaksimalkan efisiensi teknologi. Hari ini, seseorang dapat mengontrol rumah seseorang melalui iPhone dengan kemampuan untuk memonitor, mengontrol dan mengatur pencahayaan, pemanasan dan kontrol jaringan yang lain dari mana saja di dunia ini," papar Murugan Paramasivam, Country Manager Crestron Asia Ltd.

Pemilik rumah cerdas hari ini menuntut kemampuan untuk mengendalikan dan mengubah lingkungan mereka, sehingga membuat hidup lebih nyaman dan menghibur.

"Pemilik rumah dapat menerjemahkan konsep ini menjadi kenyataan dengan memperkenalkan kontrol 'pintar' dan teknologi otomatisasi dalam ruang hidup mereka. Hal ini dapat mencakup sistem kontrol lingkungan yang lengkap, yang memiliki kekuatan untuk mengatur pencahayaan, peralatan AV, penyejuk udara, dan sistem hiburan dengan sebuah layar sentuh 'interface interaktif'," tutup Abimanyu Gupta, Direktur Actis Technologies.

Sumber : Okezone.com

0 komentar:

Posting Komentar