Ini akibat padatnya penduduk jakarta,
karena di dalam rumah banyak anak-anak, akhirnya kedua sejoli ini pun
memutuskan utk memadu kasih di atas atap .. malah sampingnya toak mesjid lagi 
Blog Kontrakan 07. Di sini Kita berbagi Informasi, Segala jenis Informasi... Unik, Joke, Tekno, Life style, Otomotif, Film, Foto, Komik, everything lah...
18 Feb 2011
5 Hewan Menakjubkan yang Memiliki Perisai Tajam
Diposting oleh
LanGaU ijO
Jam
21.44

Mempunyai
alat pertahanan diri adalah hal yang wajib di dunia hewan. Alat
pertahanan berfungsi melindungi diri dari musuh, pesaing maupun
predator.
Dengan duri-duri yang tajam tentulah akan menjadi hal yang mustahil
bagi predator untuk menyerang dan memangsa hewan-hewan ini, apabila
dipaksakan para predator hanya akan mendapatkan luka akibat duri-duri
tersebut.
Berikut daftar 5 hewan yang menggunakan sistem pertahanan ini.
5. Ekidna

Ekidna (Tachyglossus aculeatus) adalah mamalia sebesar kelinci yang
seluruh tubuhnya dilapisi oleh duri. Mereka hidup di hutan-hutan
Australia dan Papua Nugini.
Ekidna memiliki moncong yang panjang dan kuku yang besar untuk memudahkan mereka dalam menggali tanah.
Sistem pertahanan Ekidna adalah dengan duri-duri yang dimilikinya
hingga 5000 duri dan 2000 sensor medan listrik pada tubuhnya, sungguh
pertahanan yang sangat kuat dan sulit ditembus.
Dapat dilihat ekidna memiliki perlindungan ideal untuk melindungi dirinya dari ancaman.
4. Ikan Buntal

Ikan Buntal (Diodon nichthemerus) adalah hewan dengan ukuran sedang
untuk ukuran ikan. Ikan ini memiliki kemampuan mengembangkan tubuh
beserta duri-duri yang melindunginya ketika terancam.
Pertama-tama ikan ini akan menyerap air di sekitarnya untuk
mengembangkan tubuhnya hingga mencapai 2 kali besar aslinya, kemudian
ikan ini menegakkan duri-durinya sebagai upaya perlindungan dari
sergapan predator.
3. Kadal Armadillo

Kadal Armadillo (Cordylus cataphractu) adalah hewan yang berasal dari
Afrika dan Madagaskar. Kulit hewan ini sangat keras dan menyerupai
duri.
Kadal armadillo melindungi dirinya dengan cara menggulungkan badannya
dan menggigit ekornya hingga membentuk lingkaran sebagai sistem
pertahanan yang aman dari gangguan para predator.
2. Ikan Singa

Ikan Singa (Pterois antennata) adalah ikan beracun yang berasal dari
perairan Indo-Pasific. Ikan ini melindungi dirinya dengan kombinasi
antara duri-duri tajam di tubuhnya dan racun yang terkandung di dalam
tubuhnya.
Apabila terkena racunnya, maka akan sangat berakibat fatal bagi makhluk hidup yang terkena racunnya, bahkan untuk manusia.
1. Landak

Siapa yang tidak mengetahui dan mengenal landak, tubuh hewan ini
seluruhnya ditutupi oleh duri-duri tajam sepanjang 63-91 cm yang
membuatnya sangat sulit untuk diserang oleh predator maupun hewan lain.
Landak adalah hewan yang melindungi dirinya dengan cara mengandalkan
duri-durinya baik saat siap maupun tidak siap. Menjadikan hewan ini
berada di peringkat 1 dalam daftar ini.
Catatumbo Lightning, Petir dengan Intensitas Sambaran Tinggi
Diposting oleh
LanGaU ijO
Jam
21.42
Apakah Anda pernah mendengar tentang Catatumbo Lightning? Catatumbo
Lightning adalah sebuah fenomena aneh yang terjadi pada atmosfer bumi.
Catatumbo Lightning adalah fenomena petir yang terus menyambar dengan
intensitas yang tinggi. Bahkan bisa mencapai 400.000 lebih sambaran
dalam setahun. Fenomena ini terdapat di negara Venezuela.
Setelah berabad-abad Catatumbo Lightning terus menerus muncul, pada
Januari 2010 Catatumbo Lightning sempat tidak muncul. Banyak yang
menyangka jika Catatumbo Lightning sudah tidak akan muncul kembali.
Dan hingga pada April 2010, Catatumbo Lightning muncul kembali.
Belakangan diketahui bahwa kekeringan lah yang menyebabkan Catatumbo
Lightning sempat tidak muncul.
Catatumbo Lightning terletak di muara sungai Catatumbo, lebih
tepatnya di Danau Maracaibo, Venezuela. Petir yang menyambar pun
intensitasnya cukup membuat sesorang yang sempat melihatnya
menggelengkan kepala.
Bayangkan saja, petir tersebut rata-rata menyambar selama 10 jam
dalam sehari, dan dalam satu jam, petir tersebut dapat menyambar
rata-rata sampai 280 kali sambaran. Bisa anda bayangkan berapa kali
petir Catatumbo menyambar dalam sehari.

Dan yang lebih menakjubkannya lagi, dalam satu tahun, petir bisa
menyambar sampai 140 sampai 160 hari dari 365 hari dalam setahun. Dan
petir tersebut rata-rata menyambar dengan ketinggian 5 km.
Penelitian juga mengatakan bahwa Catatumbo Lightning adalah penghasil
ozon dengan presentase tertinggi di dunia, dari seluruh tempat di
dunia.
Karena Catatumbo Lightning dapat menghasilkan sekitar 1.176.000 kW listrik di atmosfer.


Masyarakat kuno Yukpa di negeri tersebut mempercayai bahwa kilatan
warna biru, putih, dan merah muda Catatumbo Lightning, terjadi saat
kunang-kunang bertemu dengan roh para leluhur.
Selama berabad-abad para pelaut pun menggunakan Catatumbo Lightning
sebagai alat navigasi dari alam agar mereka tidak tersesat di lautan.
Karena Catatumbo Lightning bisa terlihat dari jarak yang jauh, bahkan sampai ratusan mil jauh nya.
Oleh karena itu Catatumbo Lightning juga sering disebut Lighthouse of Maracaibo (Mercusuar Maracaibo).


Catatan sejarah mengenai Catatumbo Lightning sendiri pertama kali
tercatat pada tahun 1597 dalam sebuah puisi epik karangan Lope de Vega
berjudul La Dragontea.
Alexander von Humboldt, seorang naturalis Prussia, pernah
menggambarkan Catatumbo Lightning sebagai “ledakan listrik yang seperti
sinar pendar”.
Seorang Geografis dari Italia yang bernama Agustin Codazzi, pernah
menggambarkan Catatumbo Lightning sebagai “kilat yang tampaknya muncul
dari sungai Zulia lanjutan dan sekitarnya”.
Studi mengenai Catatumbo Lightning pertama kali dilakukan oleh Melchor Centeno.
Kemudian pada tahun 1966 sampai 1970, ilmuwan Andrew Zavrostky
melakukan tiga ekspedisi dengan bantuan dari University of Los Andes
yang menyimpulkan bahwa areal tersebut akan memiliki episentris di
rawa-rawa dari Swamp National Park Juan Manuel de Aguas, Claras Aguas
Negras dan Danau Maracaibo bagian barat.
Pada tahun 1991, ia juga mengatakan bahwa fenomena tersebut terjadi
karena adanya pertemuan arus udara hangat dan dingin di daerah tersebut.
Penelitian tersebut juga mengatakan bahwa penyebab untuk kilat terisolasi mungkin karena keberadaan uranium di dasar bebatuan.
Kemudian pada tahun 1997 sampai 2000, Nelson Falcon melakukan
beberapa ekspedisi dan menghasilkan model mikrofisika dari Catatumbo
Lightning yang mengidentifikasikan bahwa metana lah yang menyebabkan
Catatumbo Lightning. Namun saat itu teori ini masih dianggap hanya
sekedar spekulasi.
Tapi belakangan, penyebab fenomena tersebut adalah gas nontoksik
metana yang menguap dari rawa dan endapan minyak. Di bawah ini adalah
ilustrasi proses terjadinya Catatumbo Lightning.

Ilustrasi terjadinya Catatumbo Lightning :
1. Angin Karibia yang hangat dan lembab bertemu udara dingin Pegunungan Andes. Ini bisa menciptakan badai guntur.
2. Metana menguap dari lapisan minyak di Danau Maracaibo dan dari materi rawa yang membusuk. Gas itu lalu dibawa angin ke awan.
3. Arus udara di dalam awan menyebarkan metana secara merata. Tetapi gas tersebut tetap terkonsentrasi di area-area tertentu.
4. Dalam kondisi normal, udara di awan merupakan penyekat yang
membuat aktivitas listrik menurun. Metana membuat listrik itu melemah.
Petir pun terjadi.
Langganan:
Postingan (Atom)