Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan

24 Feb 2011

Valentino Rossi dalam Sejarah MotoGP


Soal siapa pembalap terbaik sepanjang masa jelas bisa diperdebatkan. Namun setelah meraih gelarnya yang kesembilan, Valentino Rossi jadi bagian tak terpisahkan dari sejarah balap motor dunia.

Rossi kini tercatat sudah tujuh kali hadi juara dunia kelas 500cc/MotoGP. Jika ditotal sejak memulai karir di kelas 125cc, maka gelar juara yang sudah dimiliki berjumlah sembilan.

Soal jumlah gelar juara dunia di kelas paling bergengsi, Rossi masih kalah atas seniornya Giacomo Agostini. Rider Italia yang kini sudah berusia itu 67 tahun itu tercatat delapan kali berdiri di puncak dunia.

Namun dalam beberapa hal Rossi juga mampu mengalahkan Agostini dan banyak nama besar lainnya. Berikut posisi Valentino Rossi dalam sejarah balapan MotoGP yang sudah dimulai sejak tahun 1949.

Gelar Juara Dunia - 500cc/MotoGP:
1. Giacomo Agostini (ITA) 8
2. Valentino Rossi (ITA) 7
3. Mick Doohan (AUS) 5

Menang Balapan - 500cc/MotoGP:
1. Valentino Rossi (ITA) 77
2. Giacomo Agostini (ITA) 68
3. Mick Doohan (AUS) 54

Pole position - 500cc/MotoGP:
1. Mick Doohan (AUS) 58
2. Valentino Rossi (ITA) 48
3. Kevin Schwantz (USA) 29

Podium - 500cc/MotoGP:
1. Valentino Rossi (ITA) 127
2. Mick Doohan (AUS) 95
3. Giacomo Agostini (ITA) 88

Fastest lap - 500cc/MotoGP:
1. Giacomo Agostini (ITA) 69
2. Valentino Rossi (ITA) 63
3. Mick Doohan (AUS) 46


Kategori Seluruh Kelas:

Gelar Juara Dunia - semua kelas:
1. Giacomo Agostini (ITA) 15
2. Angel Nieto (SPA) 13
=3. Mike Hailwood (GBR) 9
=3. Carlo Ubbiali (ITA) 9
=3. Valentino Rossi (ITA) 9

Menang Balapan - semua kelas:
1. Giacomo Agostini (ITA) 122
2. Valentino Rossi (ITA) 103
3. Angel Nieto (SPA) 90

Pole position - semua kelas:
=1. Mick Doohan (AUS) 58
=1. Valentino Rossi (ITA) 58
3. Max Biaggi (ITA) 56

Podium - semua kelas:
1. Valentino Rossi (ITA) 163
2. Giacomo Agostini (ITA) 159
3. Angel Nieto (SPA) 139

Fastest lap - semua kelas:
1. Giacomo Agostini (ITA) 117
2. Valentino Rossi (ITA) 83
3. Angel Nieto (SPA)


Sumber : http://valle46.blogspot.com/2010/04/valentino-rossi-dalam-sejarah-motogp.html

Jadwal MotoGP Terbaru



Musim kompetisi dalam kejuaraan MotoGP 2011 sebentar lagi akan di mulai dan kelihatanya bakal lebih seru,karena akan menyuguhkan rivalitas dari 2 pembalap yang dulu dalam satu tim yamaha tetapi sekarang dengan mesin yang berbeda….yups…Valentino Rossi bersama Ducati dan Jorge Lorenzo tetap bersama Yamaha sebagai juara bertahan.
Ducati dengan pembalap baru Valentino Rossi versus Yamaha dengan juara dunia 2010 Jorge Lorenzo bakal menjadi sorotan tajam pada awal musim kompetisi balap motor paling bergengsi sejadad ini, namun pembalap pembalap baru juga akan mewarnai ketatnya motoGP 2011.
Berikut Jadwal MotoGP 2011 yang dirilis langsung oleh FIM:
March 20th Qatar* (Losail)
April 3rd Spain (Jerez)
April 24th Japan (Motegi)
May 1st Portugal (Estoril)
May 15th France (Le Mans)
June 5th Catalunya (Catalunya)
June 12th Great Britain (Silverstone)
June 25th Netherlands** (Assen)
July 3rd Italy (Mugello)
July 17th Germany (Sachsenring)
July 24th United States*** (Laguna Seca)
August 14th Czech Republic (Brno)
August 28th Indianapolis (Indianapolis)
September 4th San Marino & Riviera di Rimini (Misano)
September 18th Aragón (MotorLand)
October 16th Australia (Phillip Island)
October 23rd Malaysia (Sepang)
November 6th Valencia (Ricardo Tormo – Valencia)
* Evening Race
** Saturday Race
*** Only MotoGP class

19 Feb 2011

10 Wanita Pemain Catur Tercantik di Dunia

Di Indonesia, pemain catur sering dikonotasikan dengan pria. Sepertinya jarang dijumpai wanita yang pintar main catur. Akan tetapi ternyata wanita-wanita yang menjadi chessmaster di dunia mempunyai paras yang cantik bak model di catwalk love


Dibawah ini adalah 10 wanita tercantik chessmaster dari seluruh dunia

10. Rusudan Goletiani (2371) Dari USA



9. Zehra Topel (2132) dari Turkey




8. Maria Belen Sarquis dari Argentina




7. Ingrid Aliaga (2019) dari Peru




6. Regina Pokorna (2338) dari Slovakia




5. Irene Kharisma (2300) dari Indonesia




4. Mariam Mansur (1838) dari UAE Arab




3. Alexandra Kosteniuk (2540) dari Russia




2. Vesna Rozic (2277) dari Slovenia




1. Sanja Dedijer (2068) dari Bosnia Herzegovina


sumber : http://www.beritaunik.net/top-10/10-wanita-pemain-catur-tercantik-di-dunia.html

20 Jan 2011

Daftar Pemain Timnas Pra-Olimpiade 2012

Pelatih Alfred Riedl telah merilis 25 pemain yang akan berlaga di Pra-Olimpiade 2012. Nama pemain keturunan Ruben Wuarbanaran masuk dalam pemain yang dipilih Riedl.
Sebelumnya, sempat diberitakan Ruben tak masuk dalam skuad akhir pilihan Riedl. Namun, dalam rilis yang dikeluarkan situs resmi PSSI, Senin (17/1/2011) sore. pemain blasteran Maluku-Belanda masuk dalam daftar terakhir.
Namun, dalam catatan terabut disebutkan Ruben masih dalam proses WNI dan passpor Indonesia. Nama Yongki Aribowo yang masih dalam pemulihan cedera juga masuk dalam daftar 25 pemain.
Kurnia Meiga dkk akan digembleng serius sebelum menjalani laga kandang Pra-Olimpiade kontra Turkmenistan, 23 Februari mendatang.
Berikut adalah pemain terpilih untuk Pra Olimpiade 2012 :
1. KURNIA MEGA ( AREMA INDONESIA)
2. ARDITANI ARDIYASA ( PERSIJA )
3. MUHAMAD RIDWAN ( PERSITA )
4. ABDUL HAMID MONY ( PERSIBA )
5. SAFRI UMI ( PERSIRAJA )
6. DIAZ ANGGA PUTRA ( PERSIB )
7. AHMAD FARIZI ( AREMA INDONESIA )
8. GUNAWAN DWI CAHYO ( SRIWIJAYA FC )
9. RAHMAT LATIF ( SRIWIJAYA FC )
10.FACHRUDIN ( PS. SLEMAN )
11.SEPTIA HADI ( PSPS PEKANBARU)
12. OKTO MANIANI ( SRIWIJAYA FC )
13. DENDI SANTOSO ( AREMA INDONESIA )
14. EGI MELGIANSYAH ( PELITA JAYA )
15. HENDRO SISWANTO ( LAMONGAN )
16. RAMDANI LESTALUHU ( PERSIJA )
17. NASUTION KARUBABA ( PERSEMAN )
18. ENGELBERTH SANI ( PELITA JAYA )
19. JOHAN YOGA ( PERSIB )
20. RISHADI FAUZI ( PERSITA )
21. ARIS ALFIANSYAH ( PERSELA )
22. TITUS BONAI ( PERSIPURA )
23. RISKY NOVRIANSYAH ( PERSIJAP )
24. DAVID LALI ( PERSIPURA )
25. YONGKI ARIWIBOWO ( AREMA )
26. RUBEN WARBANARAN (Masih Dalam Peroses WNI & Passpor INDONESIA)

8 Jan 2011

Pembalap Muda Indonesia Berlaga di Kancah Internasional

Indonesia sudah memiliki beberapa pembalap muda yang berlaga di kancah internasional seperti Rio Haryanto dan Sean Gelael. Kini muncul satu lagi: Andersen Martono.
Kalau Rio berlaga di GP3 bersama tim Manor, dan sempat mengikuti ujicoba dengan mobil F1 Virgin Racing di Sirkuit Yas Marina Dubai, maka lain halnya Sean. Putra Ricardo Gelael itu sempat menjadi navigator termuda di ajang balap reli nasional.
Sean juga menjadi juara dalam ajang Macau International Kart Prix pada pertengahan Desember silam.
Lalu, bagaimana dengan Andersen? Pemuda yang baru berusia 14 tahun akan turun membalap di ajang karting Eropa, salah satunya Monaco Cup, pertengahan 2011 ini.
Ayah Andersen, Wachjudi Martono, menyebut bahwa anaknya siap untuk turun di ajang bergengsi itu.
“Alasannya, ajang Monaco Cup sangat tepat untuk Andersen menambah pengalaman dan jam terbang selain kejuaraan karting Eropa lainnya. Atas saran itulah, tahun  ini saya proyeksikan Andersen turun di sana,” papar Wachjudi dalam rilis yang diterima detikSport.
Selain turun di Monaco Cup, runner-up Junior KF3 Karting Asia 2010 itu juga akan turun di Kejuaraan CIK Event di Eropa lainnya seperti Belgium Cup dan France Open.
“Tiga event tersebut merupakan salah satu program Andersen musim 2011 ini, selain tentunya Kejuaraan Asian Karting Open Championship (AKOC),” tutur Wachjudi.
Apa yang dikatakan sang ayah juga diamini oleh Andersen. Ia mengaku siap untuk mengikuti jejak Sean di dunia karting.
“Ya, saya ingin bisa jadi juara seperti Sean,” ucapnya.

• Detiksport

James Zaidan Saragih: Saya ingin Masuk Timnas Indonesia

Harapan besar terpencar dalam sosok James Zaidan Saragih begitu tiba di Bandara Soekarno-Hatta. Gelandang tengah asal New York Cosmos ini sudah siap memperebutkan tempat di timnas U-23 Indonesia.
Pelatnas dalam rangka persiapan SEA Games dan kualifikasi Olimpiade akan dimulai besok. James akan tergabung dengan 33 pemain lainnya untuk tahap seleksi pertama.
“Perjalanan yang melelahkan, tapi saya siap mengikuti seleksi tim nasional Indonesia,” ujar James.
Kiprah James di luar negeri memang tidak diketahui banyak pihak. Tapi sederetan prestasi sudah diraih pemain yang lahir di New York pada 23 Maret 1991 ini.
“Saya masuk akademi New York Greek American Atlas sejak usia 8 tahun, dan menjadi kapten tim selama kurang lebih sepuluh tahun,” katanya.
Selama di New York, James menghabiskan waktu dua tahun menekuni ODP (Olympic Development Program), sebuah program pengembangan remaja-remaja berbakat di Amerika Serikat dengan tujuan menyaring peserta Olimpiade dari semua cabang olahraga, termasuk sepakbola.
Hasilnya fantastis. James mengikuti berbagai turnamen domestik maupun internasional khusus remaja. Beberapa di antaranya adalah The Score Tournaments, Dallas Cup, Las Vegas Mayor’s Cup, Zadar International Tournament di Kroasia pada tahun 2005, dan setahun kemudian Thessaloniki’s International Tournament di Yunani.
Selain itu, James merupakan salah satu pencetak gol terbanyak di ODP, dan sukses membantu timnya juara Region 1. Di sekolahnya, Long Island City High School, James menjadi pemain kunci dan terpilih sebagai Pemain Terbaik 2008.
Anak pertama dari pasangan Nazaruddin Saragih dan Artita ini pernah mengikuti seleksi Persebaya U-21 pada bulan Maret tahun lalu. Kala itu, ketua umum Pengcab PSSI Surabaya, Saleh Ismail Mukadar, sudah menilai James sebagai pemain yang sensasional.
Sayangnya, James terkendala masalah administrasi, dan setelah dua bulan berlatih di Surabaya, dia terpaksa kembali ke New York karena belum memperoleh kewarganegaraan Indonesia. Pasalnya, Superliga Indonesia U-21 tidak mengizinkan adanya pemain asing. Setidaknya dari pengalaman tersebut, James bisa memahami bahasa Indonesia, walaupun belum lancar dalam berbicara.
“Saya lahir di New York dan otomatis menjadi warga negara Amerika Serikat. Tapi saya ingin memegang paspor Indonesia supaya bisa masuk tim nasional. Saya rela pindah ke Indonesia dan meninggalkan New York,” kata James.
Postur tubuh James – tinggi 180 cm dan berat badan 81 kg – terbilang sangat ideal dengan posisinya sebagai penyerang di lini tengah. Bahkan, dia bertekad bisa sejajar dengan Wesley Sneijder, bintang Inter Milan dan timnas Belanda.
“Favorit saya adalah Sneijder. Saya berharap bisa main seperti dia suatu saat nanti,” timpalnya.
Aksi individunya patut dinantikan dalam seleksi U-23 yang akan dimulai. Mari tengok aksi calon bintang Indonesia berikutnya. Dengan sederet prestasi dan pengalaman bermain di atas, sinar Zaidan Saragih bisa jadi lebih hebat bersinar ketimbang Irfan Bachdim sekalipun.

7 Jan 2011

Chlor Etil, Obat Semprot Untuk Meredakan Cedera Pemain Bola

BeritaUnik.net - Para penggemar sepakbola tentu sering menyaksikan pemain yang cedera mendapat semprotan obat. Lalu, beberapa saat kemudian pemain itu sudah bisa berlari kembali mengejar bola. Sebenarnya sehebat apa sih obat spray itu?
“Obat semprot itu merupakan chlor etil, bahan kimia yang pada saat bersentuhan dengan kulit menimbulkan reaksi dingin. Rasa dingin itu dipakai sebagai pereda sakit, namun sebenarnya juga berfungsi untuk menghentikan perdarahan,” kata dr.Michael Triangto, Sp.OK dari RS Mitra Kemayoran Jakarta.
Selain dalam dunia olahraga, pereda nyeri spray itu juga dipakai oleh dokter gigi dan dokter bedah. Para dokter gigi sering memakai obat itu untuk mengurangi perdarahan saat mencabut gigi susu yang akar giginya belum terlalu dalam.
Sedangkan dokter bedah menggunakan obat ini untuk memanipulasi agar bisa dilakukan tindakan, misalnya mengobati abses yang cukup matang namun tidak bisa disuntik.
Menurut dr.Michael, penggunaan chlor etil merupakan bagian dari penanganan cedera yang disebut RICE (Rest, Ice, Compression dan Elevation). “Ice atau kompres dingin hanyalah salah satu faktor karena sifatnya urgent. Setelah pertandingan, tiga faktor lainnya dilakukan, yakni pemain harus beristirahat, bagian yang cedera dibebat dan menaikkan bagian tubuh yang cedera lebih tinggi untuk mengurangi nyeri dan bengkak,” katanya.
Pada atlet, penanganan cedera juga ditambah dengan obat-obatan, fisioterapi, serta sport teraphy untuk penguatan otot-otot dan peregangan agar ototnya kembali lentur.

• kaskus.us/showthread.php?t=6428879

3 Jan 2011

Okto Masuk Daftar 10 Pemain Asia Layak ke Eropa



Sebagai benua terbesar yang punya jumlah penduduk paling banyak pula, Asia tentu menyimpan bakat-bakat sepakbola yang hebat. ESPNsoccernet mencoba untuk memprediksi siapa saja yang bisa bersinar atau setidaknya cukup bagus untuk main di Liga Eropa. Ada satu orang Indonesia di dalam daftar.

Deng Zhuoxiang (Shandon/China)
Midfielder ini tampil luar biasa di Piala Asia Timur tahun lalu. Termasuk
saat ia mencetak gol ke gawang Korea Selatan yang menghadirkan kemenangan pertama bagi China atas Taeguk Warrior. Klub-klub di Korea dan Jepang mencoba untuk menariknya tapi tak sanggup dengan harganya. Mungkin sudah saatnya untuk klub Eropa 'ikut campur.'

Ismail Matar (Al Wahda/UEA)
Pemain ini adalah harapan dari kawasan teluk. Ia adalah pemenang bola emas di World Youth Championship tahun 2003. Sebenarnya ia sangat pantas main di Eropa. Namun klubnya yang kaya mampu menahannya untuk tidak pergi ke mana-mana. Ia kemudian juga menjadi bintang di Piala Teluk 2007 sekaligus membantu UAE untuk menjadi juara pertama kalinya. Berkat jasanya itu ia mendapat hadiah dua ekor unta. Ismail Matar pantas mendapat alat transportasi yang lebih bagus dari unta!

Koo Ja Cheol (Jeju United/Korea Selatan)
Ia sempat dihubungkan dengan Blackburn Rovers awal tahun ini. Klub Swiss Young Boys of Berne juga tertarik padanya namun tak sanggup membayar. Anehnya Koo bukanlah pilihan reguler di timnas Korsel walau ia terpilih menjadi pemian tengah terbaik K-League musim lalu. Mampu mengamankan bola dan siap melepaskan umpan kapan saja. Eksekusi bola matinya juga mantap. Banyak yang percara kepindahannya ke Eropa hanya masalah waktu.

Kawin Thamsatchanan (Muang Thong United/Thailand)
Asia Tenggara tak punya sejarah kuat memiliki kiper yang kuat. Namun pemain berusia 19 tahun ini memperlihatkan kalau ia bisa memenuhi kulaifikasi untuk menjadi kiper hebat. Absennya ia di Piala AFF sangat disayangkan oleh fans Thailand. Seorang pemandu bakat Inggris telah merekomendasikannya pada Manchester United. Menarik untuk ditunggu apa yang akan terjadi selanjutnya.

Yasser Al Qahtani (Al Hilal/Arab Saudi)
Ia layak menjadi bintang yang paling terang di kawasan teluk.'The Sniper' tak pernah mencoba peruntungannya di Eropa. Jika ia mampu mengasah mentalnya untuk siap main di level tertinggi, karirnya akan melesat. Walau usianya sudah 28 tahun, ia masih gesit dan bagus dalam duel udara.

Oktovianus Maniani (Sriwijaya/Indonesia)
Sayap mungil Sriwijaya ini mencuri perhatian saat tampil di Piala AFF 2010. Ia berjasa besar membawa Indonesia lolos ke partai final. Ia sangat cepat dan usianya baru 20 tahun. Octo disebut sebagai 'Ryan Giggs-nya Indonesia' diharapkan bisa terus konsisten dan mampu mengasah umpan silangnya.

Karim Ansarifard (Saipa/Iran)
Karim adalah penerus kejayaan Ali Daei sebagai nyawa timnas Iran. Dan sang lengenda sendirilah yang memberikan kesempatan bagi Karim untuk menjadi pilihan utama di Saipa di tahun 2007. Dua tahun kemudian ia sudah main untuk timnas. Borussia Dortmund sudah menyatakan ketertarikannya namun belum ada yang pasti.

Jungo Fujimoto (Shimizu S-Pulse/Jepang)
Sang playmaker sedang dikejar-kejar Nagoya Grampuss. Namun pemain berusai 26 tahun ini tak mau tanggung-tanggung. Rookie of the year J-League tahun 2006 ini ingin menjelajah Eropa.

Alexander Geynrikh (Pahktakor/Uzbekistan)
Ia adalah mesin gol di kawasan Asia Tengah. Kepalanya terkenal sering menghadirkan kekacauan di kotak penalti lawan. Dua tim di Moscow, Torpedo dan CSKA, tertarik untuk memiliki Geynrikh. Kini ia siap main di Eropa atau setidaknya di Rusia.

Firas Al-Khatib (Al Qadsia/Suriah)
Suriah bukanlah negara elit untuk urusan sepakbola. Namun Al-Khatib pantas untuk muncul ke permukaan. Kini ia main untuk salah satu klub terbesar teluk, Al Qadsia Kuwait. Ia sangat jeli mencari posisi dan diramalkan akan menjadi salah satu bintang di benua Asia.

source: http://bola.vivanews.com/news/read/197014-10-pemain-asia-layak-ke-eropa--satu-dari-ina

30 Des 2010

Bugatti Veyron Grand Sport

Bugatti Veyron Grand Sport, salah satu mobil dengan nilai produksi paling tinggi di dunia dengan kesan anggun dan eksklusif. Bugatti Veyron mempunyai kecepatan maksimal diatas 400km/jam, struktur mobil sport ini cukup ringan tetapi kuat. Salah satu keunikannya adalah atap yang dapat membuka serta kaca depan yang lebar.

Bugatti Veyron Car Pictures

Untuk segi interior, Bugatti Veyron Grand Sport ini didominasi oleh bahan kulit, yang dijamin tidak akan rusak sebab mobil ini dilengkapi dengan anti kelembaban. Termasuk pula kamera plus monitor berukuran 2,7 inci pada cermin belakang.
Jika Bugatti Veyron Grand Sport ini digeber dengan kondisi atap tertutup maka kecepatan dapat mencapai 407 km/jam. Sementara jika atapnya dibuka maka kecepatan yang bisa diperoleh sekitar 360 km/jam. Saat hujan, Veyron Grand Sport menyediakan atap lipat seperti payung. Saat memakai atap lipat ini maka kecepatan yang bisa diperoleh hanya sekitar 130 km/jam.
Interior Bugatti Veyron
Another Bugatti Veyron
Dimensi
Panjang : 4.462 mm
Lebar : 1,998 mm
Tinggi (posisi normal) : 1.204 mm
Lingkar roda : 2.710 mm
Berat kosong : 1.968 kg
Berat maksimal : 2.280 kg
Kapasitas tangki : 100 L

Akselerasi
0-100 km/jam : < 2,7 detik
0-200 km/jam : 7,3 detik
0-300 km/jam : 16,7 detik
Jarak pengereman (100-0 km/jam) : 31,4 m
Gearbox shift time : < 150 ms

Mobil sport yang keren kan?

29 Des 2010

Pelatih Malaysia Menyamar Untuk Mencuri Strategi TIMNAS


Penyebab gagalnya Timnas Indonesia menjuarai piala AFF karena pelatih malaysia menyamar menjadi warga Indonesia untuk mencuri strategi Timnas Indonesia

28 Des 2010

Rajagobal = Raja GOL Pakai Laser





http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs822.snc4/68268_1521908896308_1492160348_31139195_4613926_n.jpg

Rajagobal begitu histeris menyambut kemenangan Malaysia. Tim jiran itu sukses memanfaatkan situasi error tim garuda, sesaat setelah diteror laser gun. Sukses Rajagobal, RajaLaser! Selamat nikmati Jakarta!
Sumber : dunia panas

Pelecehan Suporter Malaysia Terhadap Negaranya Sendiri ( BODOH)

Pasca kekalahan Indoenesia di final leg pertama final Piala AFF 2010, di Stadion Bukit Jalil Malaysia terdapat keunikan sendiri akibat kebodohan dari suporter Malaysia.

Malaysia yang berhasil memprovokasi para pemain Timnas Indonesia dengan menggunakan laser dan mercon ternyata melecehkan negaranya sendiri. Pertandingan yang dilihat oleh petinggi-petinggi negara persemakmuran tersebut, dilecehkan dengan tindakan bodoh suporternya dengan membeberkan bendera besar yang terbalik. Para warga Indonesia yang sering menyebut Malaysia dengan Malingsia ternyata memiliki suporter yang tidak tahu moral. :)

Para Malaysiacheatlaser tertangkap Kamera

Esmosi ane liat beginian......!!!!


Bendera negara sendiri aja kebalik ngakak

Syal Indonesia diinjak waaa

Markus dilaser mlorok
Busyett yang laser banyak banget

27 Des 2010

Biografi Alfred Riedl Pelatih timnas Indonesia

http://www.affsuzukicup.com/images/news/awaycrowd.jpgTim nasional Indonesia sedang trengginas. Pada putaran penyisihan Grup di ajang piala AFF Suzuki Cup 2010, Indonesia dengan meyakinkan berhasil memenangkan dua pertandingan awal dengan skor mutlak, yakni 5-1 melawan Malaysia dan 6-0 melawan Laos. Meskipun proporsi pemain timnas sedang padu dengan masuknya penyerang-penyerang ganas seperti Christian Gonzales, Irfan Bachdim dan Okto Maniani, namun tak dapat dikesampingkan pengaruh latihan timnas saat ini juga ikut menunjang kecemerlangan performa timnas.Pelatih Indonesia yang berhasil mengembalikan kejayaan timnas tersebut adalah Alfred Riedl, siapa sebenarnya pria ini? Dan bagaimana perjalanan karirnya?
Alfred Riedl lahir di Vienna, Austria, 61 tahun silam. Ia memulai karir sepakbola profesionalnya ketika memperkuat klub Austria Wien pada tahun 1967. Riedl membela salah satu klub terbesar di Austria tersebut dalam kurun waktu cukup lama, yakni 5 tahun. Puncak karirnya di Austria Wien adalah pada tahun 1972, Riedl menjadi top skorer Bundesliga Austria.
Pada tahun yang sama, Riedl memutuskan untuk hijrah ke Belgia. Ia bermain untuk dua klub selama di Belgia, yakni Saint Truiden (1972-1974) dan Antwerp FC (1974-1976). Riedl adalah striker yang subur. Di kedua klub tersebut ia pernah mengecap gelar top skorer liga Jupiler (Liga Utama Belgia), yakni tahun 1973 di Saint Truiden, dan tahun 1975 di Antwerp.
Karir mentereng Riedl di tingkat klub membuat dirinya dipanggil membela tim nasional Austria. Debutnya dengan tim nasional negara pecahan Jerman tersebut terjadi pada tahun 1975 melawan Hungaria. Sayangnya karir Riedl di timnas tidak moncer. Dirinya hanya terhitung empat kali membela timnas Austria dan tidak membuat satu gol pun.
Pada tahun 1985, setelah malang melintang di sejumlah klub Eropa, Riedl pensiun sebagai pemain. Namun kecintaannya pada sepakbola membuat dirinya meneruskan karirnya sebagai pelatih sepakbola.
Tim pertama yang ditangani Riedl adalah klub asal Maroko, Olympique Khouribga (1993-94). Setelah lepas dari Khouribga, Riedl selanjutnya menangani klub asal Mesir, Al-Zamalek (1994-95) dan klub asal Kuwait, Al Salmiya (2001-03).
Selain menangani klub, Riedl juga dipercaya untuk melatih tim nasional beberapa negara. Negara pertama yang memakai jasanya adalah negara kelahirannya, Austria, pada tahun 1990. Riedl melatih tim nasional Austria selama 2 tahun. Kemudian dirinya memfokuskan diri pada tingkat klub. Pada tahun 1997, Riedl kembali menukangi negara. Sebuah negara Eropa kecil bernama Liechtenstein.
Riedl hanya bertahan selama satu tahun di Liechtenstein. Setelah itu dirinya mulai merambah Asia. Tim pertama yang dipimpin Riedl di Asia adalah Vietnam. Riedl melatih Vietnam selama 3 tahun (1998-2001). Setelah itu dirinya menukangi sebuah klub Kuwait, Al Samiya selama 3 tahun (2001-2003), sebelum akhirnya kembali melatih Vietnam.
Pada percobaan keduanya bersama Vietnam, Riedl berhasil mengukir sejarah. Ia mengantarkan negara tersebut menuju perempatfinal AFC Asean Cup 2007 setelah mengalahkan Arab dengan skor meyakinkan 2-0. Hal ini merupakan yang pertama kalinya bagi negara yang pernah terpecah akibat masalah ideologi itu.
Sayangnya, sentuhan ‘midas’ Reidl tak bertahan lama. Pada ajang Sea Games 2007, anak-anak Vietnam hanya mampu menggondol medali perunggu di cabang sepakbola. Kegagalan ini membuat Riedl didepak dari kursi pelatih. Posisinya digantikan oleh Henrico Callisto, seorang pelatih asal Portugal, yangs aat ini masih menjabat.
Kejadian ini tak membuat Riedl meninggalkan Vietnam. Ia kembali mencoba peruntungan di negara tersebut dengan menukangi sebuah klub lokal bernama Xi Mang Hai Phòng FC. Namun setelah hasil buruk di 3 pertandingan awal, Riedl dipersilahkan meninggalkan kursinya sekali lagi.
Tak patah arang, Riedl kembali menukangi negara. Kali ini ia menjadi arsitek Laos, salah satu negara dengan kekuatan sepakbola terlemah di ASEAN. Laos mempercayainya untuk mempersiapkan timnas sepakbola untuk berlaga di ajang SEA Games 2009 dimana Laos bertindak sebagai tuan rumah.
Di luar dugaan, arahan Riedl kembali menunjukkan keberhasilan. Laos berhasil lolos ke babak semifinal sebelum dikalahkan Malaysia dalam perebutan tiket ke final. Yang lebih mengagetkan lagi timnas Laos kala itu sukses menggulung Indonesia dengan skor 2-0 pada penyisihan Grup. Ini juga merupakan sejarah baru bagi Laos, dimana Laos sekaligus menghentikan rekor ‘selalu menang’ Indonesia kala tim kedua negara tersebut bertemu.
Riedl hanya melatih Laos selama satu tahun. Kini, Riedl ditunjuk sebagai juru taktik baru timnas Indonesia, yang dipersiapkan untuk berlaga di Piala AFF Suzuki Cup 2010. Pertandingan pertama Riedl dengan timnas Indonesia tidak cukup memuaskan, timnas dihajar Uruguay dengan skor telak 7-1 dalam pertandingan persahabatan. Namun kekalahan tersebut belum terulang lagi di pertandingan-pertandingan setelahnya. Pada 3 laga persahabatan setelahnya, timnas berhasil menang atas Maladewa (3-0), Timor Leste (6-0) dan China Taipei (2-0). Tak cukup hanya itu, pada ajang sesungguhnya, AFF Cup 2010, timnas berhasil menang mutlak di dua laga awal, atas Malaysia (5-1) dan Laos (6-0), keberhasilan Riedl meramu taktik dan mendisiplinkan pemain berperan besar dalam hasil-hasil sempurna ini.
Riedl dikenal sebagai pelatih yang tegas, disiplin, dingin dan rendah hati. ia tak pernah berkomentar jumawa tentang tim lawan, dan tak ragu menindak pemain yang indisiplin, contohnya Boas Salossa, salah satu pemain paling gemilang yang dimiliki Indonesia, kini tidak dipanggil memperkuat timnas di ajang AFF Cup karena tidak memenuhi panggilan tepat waktu. Satu ciri yang khas dari Riedl adalah : jarang tersenyum.
Riedl juga mencatat sejarah dengan memasukkan dua pemain berdarah asing ke skuad timnas untuk pertama kalinya. Dua pemain tersebut yakni Christian Gonzales dan Irfan Bachdim. Keputusan tersebut berbuah maksimal. Keduanya sukses melengkapi lini depan timnas yang trengginas seperti saat ini. Gonzales sudah mencetak 1 gol dari 2 pertandingan, sementara Bachdim lebih subur, 2 gol dicetaknya dalam 2 pertandingan AFF tersebut. Riedl kini sukses mengangkat nama Bachdim menjadi bintang baru pesepakbolaan Indonesia.
Kini mari kita lihat bersama kiprah Riedl, apakah ia kembali dapat menghasilkan sejarah baru menjadikan timnas Indonesia juara AFF Suzuki Cup untuk pertama kalinya? Kita nantikan saja!!
Profil singkat Alfred Riedl:
Nama lengkap : Alfred Riedl
Tempat / Tanggal Lahir : Vienna, Austria / 2 November 1949
Karir Pemain:
(1961 – 1967) ATSV Teesdorf, Austria
(1967 – 1972 )Austria Wien, Vienna, Austria
(1972 – 1974) St. Truiden, Belgium
(1974 – 1976) Royal Antwerp, Antwerp, Belgium
(1976 – 1980) Standard Liege, Liege, Belgium
(1980 – 1981)  FC Metz, Metz, France
(1981 – 1982)  GAK, Graz, Austria
(1982 – 1984)  Wiener Sportclub, Vienna, Austria
(1984 – 1985)  Vfb Mödling, Mödling, Austria

Karir Pelatih:

(1983 – 1984)  Ass. Coach     Wiener Sportclub, Austria
(1984 – 1985)  Ass. Coach     Mödling, Austria
(1986 – 1987)  Head Coach    Kottingbrunn, Austria
(1987 – 1988)  Ass. Coach     Austria Wien, Austria
(1988 – 1989)  Head Coach    Ittihad Jeddah U 19, Saudi Arabia
(1989 – 1990)  Head Coach    Wiener Sportclub, Austria
(1990 – 1992)  Head Coach    National Team, Austria
(1992 – 1993)   Head Coach    FAV AC, Austria
(1993 – 1994)   Head Coach    OCK, Morocco
(1994 – 1995)   Head Coach    Zamalek S.C., Cairo, Egypt
(1996 – 1997)   Supervisor       Iran Football Federation (Manager
(1997 – 1998)   Head Coach    National Team, Liechtenstein
(1998 – 2001)   Head Coach    National Olympic Team, Vietnam
(2001 – 2003)  Head Coach   Al Salmiya Club, Kuwait
(2003 – 2004)  Head Coach   National Olympic Team, Vietnam
(2004 – 2005)  Head Coach    National Team, Palestine
(2005 – 2008)  Head Coach   National Olympic Team, Vietnam
(2009 – 2010)  Head Coach   Olympic Team, Laos
(2010 – now)    Head Coach  National Team, Indonesia

25 Des 2010

Deretan Pemain Blasteran Indo Eropa

Kiper:
1. Donovan Partosoebroto. Pemain berusia 18 tahun ini kini membela
tim Ajax junior.
http://deeto88.files.wordpress.com/2010/04/donovanpartosoebroto.jpg
Belakang:
2. Lucien Sahetapy. Pemain dengan posisi bek tengah ini pada awalnya
bermain di klub Groningen pada tahun 1993. lalu pindah ke tim Divisi 1 Liga Belanda, BV Veendam.


 [L+Sahetapy.jpg]

3. Raphael Tuankotta. Pemain muda berusia 22 tahun ini kini
memperkuat BV Veendam Junior.


4. Estefan Pattinasarany. Pemain ini baru berusia 18 tahun dan kini
masih memperkuat AZ Alkmaar Junior.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhv-FUJI3gM4NSYyJZ4L5DABqJzqg1oOCvgOZba8tSeXYD_meUWiE9QsH_qorB2-nshxmPfb8FTRvxfB9zTZNfwNOR79zuTUz8h39vygFC7jw_tDYjuoRD3Jsu2W-GE80BO4ish_l1NUHtf/s1600/David+Ririhena.jpeg
5. Michael Timisela. Pemain ini merupakan pemaian muda berbakat yang
dimiliki tim Ajax Amsterdam. Di usianya yang memasuki 20 tahun,
pemain kelahiran Paramaribo, Suriname ini telah menembus masuk ke tim
utama Ajax
.https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhW2lMDdm9fV7dqgzEdqujmkgiKiG8uncLbYwRJpz6bMaZiPxxrdNQdAnYWQD28tReSDXKLLu1hZwkua0T1hX2hHUXyGdskwndUFu3-RU4drPE7djSGLt9-gLRV6kNJXJ-fCsBo6cQSuZg/s320/jawil34.JPG
6. Christian Supusepa. Pemain muda berusia 19 tahun ini, kini memperkuat tim Ajax Junior
.

7. Justin Tahapary. Pemain kelahiran 23 Mei 1985 ini sejak tahun 2004
telah memperkuat FC Eindhoven.
http://www.fc-eindhoven.nl/content/library/shared/media/Selectiefotos/Seizoen%2007-08/100x150/MVS_3574%20Justin%20Tahapary%20100x150.jpg
8. Marvin Wagimin. Pemain yang baru berusia 18 tahun ini masih
memperkuat tim VVV-Venlo di Divisi Satu Liga Belanda.

9. Peta Toisuta. Pemain berdarah Maluku ini kini memperkuat tim

Zwolle di liga Belanda.

10. Tobias Waisapy. Pemain berusia 18 tahun ini kini memperkuat tim

Feyenord Junior.

11. Jefrey Leiwakabessy. Bek kiri kelahiran Arnhem ini sejak tahun

1998 telah memperkuat NEC Nijmegen. Dan sempat mencicipi timnas
junior Belanda.

12. Raymon Soeroredjo. Pemain kelahiran Oss 18 tahun yang lalu ini

kini memperkuat tim Vitesse Junior.

13. Yoram Pesulima. Bek kiri kelahiran 9 Maret 1990 ini kini

memperkuat tim Vitesse Junior.


Tengah:

14. Raphael Supusepa. Gelandang kiri yang lahir di kota Wormerveer
ini kini memperkuat tim MVV Maastricht. Pemain jebolan Ajax ini
sebelum bermain di MVV sempat bermain di tim Excelsior dan Dordrecht.

15. Levi Risamasu. Pemain kelahiran Nieuwerkerk ini pernah memperkuat

NAC Breda selama 4 musim sebelum pindah ke tim AGOVV divisi satu Liga
Belanda.

16. Marciano Kastoredjo. Gelandang yang juga bisa berperan sebagai

bek kiri ini sebelum bergabung bersama tim De Graafschap pernah
bergabung bersama tim Utrecht Junior.

17. David Ririhena. Bek ataupun gelandang kiri mampu dijalani oleh

pemain yang kini memperkuat TOP Oss di divisi satu Liga Belanda.

18. Joas Siahaija. Gelandang tengah kelahiran Maastricht 22 tahun

yang lalu ini kini memperkuat kota kelahirannya, MVV.

19. Irfan Bachdim. Skuad inti tim tim HFC Haarlem.


20. Radja Nainggolan. Bermain di Piacenza Primavera. Pinjaman dari

tim Germinal B. di liga Belgia. >>> di fm 09 muncul jd rising star

Depan:

21. Ignacio Tuhuteru. Pemain senior berusia 33 tahun ini kini
memperkuat Go Ahead Eagles. Sebelumnya pemain jebolan Ajax Junior ini
sempat malang melintang di beberapa klub seperti RBC Roosendaal,
Dalian Shide China, Sembawang Singapura, Zwolle, Heerenveen, dan FC
Groningen.

22. Ferdinand Katipana. Pemain kelahiran Amersfoort 26 tahun silam

ini sebelum bergabung bersama Haarlem, sempat bergabung di tim
Utrecht Junior dan Cambur Leeuwarden.

yang ga kalah ketinggalan:

1. Radja Nainggolan (sempet pake no.10 di Piacenza serie B italy)
2. Irfan Bachdim (skuad junior FC Utrecht)
3. Irvin Museng (pemain inti di tim junior FC Omniworld, ex ajax, top score danone nation cup) sekarang di pro duta fc>> harapan indonesia dimasa akan dtg, asli indo neh kaga blasteran.
4. Peta Toisuta,(main di Zwolle)
5. Gaston Salasiwa,(AZ Alkmaar junior)
6. Jeffrey Flohr, (maen di ADO Den Haag)
7 Noah Chaniago (main di klub Divisi III Prancis Bertram North), padang asli coy!!!
8. Donovan Partosoebroto (kiper inti Ajax junior)>>mantep neh jd kiper timnas
9. Lucien Sahetapy. (main Divisi1 Liga Belanda, BV Veendam)
10. Raphael Tuankotta. (BV Veendam Junior)
11. Estefan Pattinasarany (AZ Alkmaar Junior) siapainya rony pattinasarni neh??
12. Michael Timisela. (tim utama Ajax) pernah liat maen di ajax...
13. Christian Supusepa. (Ajax Junior)
14. Justin Tahapary. (FC Eindhoven)
15. Marvin Wagimin. (VVV-Venlo junior)
16. Peta Toisuta. (Zwolle di liga Belanda)
17. Tobias Waisapy (Feyenord Junior)
18. Jefrey Leiwakabessy. (NEC Nijmegen/timnas junior belanda)
19. Raymon Soeroredjo. (Vitesse Junior)
20. Yoram Pesulima. (Vitesse Junior)
21. Raphael Supusepa. (MVV Maastricht)
22. Levi Risamasu (NAC Breda selama 4 musim)
23. Marciano Kastoredjo. (De Graafschap)>>> semarang bgt namanya, hahahha....
24. David Ririhena. (TOP Oss di divisi satu Liga Belanda) >>> jadi inget nama lengkap markus horison kiper kita (markus horison ririhena) saudaraan kali yah...
25. Joas Siahaija (MVV) >> marga batak neh..
26. Ignacio Tuhuteru. (Go Ahead Eagles) legenda indo di belanda neh!!
22. Ferdinand Katipana. (Haarlem)
Bobby Petta (adelaide united)
Demy de Zeeuw (az alkmaar)
Denny Landzaat (wigan athletic fc)
Giovanni van Bronckhorst (feyenoord rotterdam)
Jeffrey de Vischer (aberdeen fc)
Jeffrey Leiwakabessy (allemania aachen)
Johnny Heitinga (ajax amsterdam)
Michael Mols (feyenoord rotterdam)
Michael Timisela (vvv venlo)
Quido Lanzaat (pfc cska sofia)
Robin van Persie (arsenal fc) yg ini nenek buyutnya org surabaya...
Sigourney Bandjar (excelsior rotterdam)
phil adam cave (ex-newcastle united junior)
A (U-19)
Stefano Lilipaly = fc utrecht
Christian Supusepa = ajax amsterdam
Tim Hattu = vvv venlo
Jeffrey Hen = vvv venlo
Xander Houtkoop = sc Heerenveen
Edinho Pattinama = nac breda
Gaston Salasiwa = az alkmaar
Giovanni Kasanwirjo = ajax amsterdam
Raymond Soeroredjo = vitesse/agovv
Tobias Waisapy = feyenoord rotterdam
Jordao Pattinama = feyenoord Rotterdam
Abel Tamata = psv eindhoven
Yael Heatubun = fortuna sittard
Django Ngutra = GA eagles deventer
Richie Pairun = cambuur Leeuwarden
Ruben Wuarbanaran = fc Den Bosch
Daniel Salakory = fc Den Bosch
Govanni Wilikin = top oss

B (U-17)

Anice Waisapy = vvv venlo
Cayfano Latupeirissa = nec nijmegen
Estefan Pattinasarany = az alkmaar
Joey Latumalea = fc groningen
Yoram Pesulima = vitesse/agovv
Marciano Leuwol = vitesse/agovv
Stevie Hattu = vvv venlo
Sonny Luhukay = vvv venlo
Masaro Latuheru = feyenoord rotterdam
Ferd Pasaribu = fortuna sittard
Jair Behoekoe Nam Radja = rkc waalwijk
Marinco Hiariej = bv veendam
Graham Bond = fc omniworld

C (U-15)

Brandon Leiwakabessy = nec nijmegen
Jordi Tatuarima = nec nijmegen
Levi Raja Boean = nec nijmegen
Rychto Lawalata = nec nijmegen
Benjamin Roemeon = vitesse/agovv
Delano Haulussy = GA eagles deventer
Ricarco Malaihollo = GA eagles deventer
Jordi Rakiman = cambuur leeuwarden
Kevin Pairun = cambuur leeuwarden

D - E

Silgio Thenu = feyenoord rotterdam D1 BVO (U-13)
Niaz de Coninck = feyenoord rotterdam D1 BVO (U-13)
Tom Titarsolej = psv eindhoven D3 (U-11)
Jamarro Diks = vitesse/agovv D1 (U-13)
Kevin Diks = vitesse/agovv D2 (U-12)
Jerah Hukom = Vitesse/agovv D2 (U-12)
Shayne Pattynama = ajax amsterdam E3 (U-10)
Nathan Haurissa = fc den bosch D2 (U-12)
Sereno Latuhihin = fc den bosch D3 (U-11)

sedangkan nama-nama seperti Donovan Partosoebroto skrng menjadi asisten pelatih U-13 klub amatir HOOFDDORP, Raphael Tuankotta main di klub amatir vv Holwierde, Marvin Wagimin (klub amatir Venlosche Boys A1), Petu Toisuta (klub amatir WSV Apeldoorn), Marciano Kastoredjo (klub amatir Haaglandia Rijswijk ZH), Ignacio Tuhuteru (klub amatir ROHDA Raalte), dan Raphael Supusepa sudah mengundurkan diri dari MVV alasan keluarga.


alessandro trabuco-pmaen seri-B italy, lahir di Bali (nyokapnya org situ) pas 5 thn dbawa bokapnya k Italy...sering jd pmaen trbaik d kompetisi junior...

Oliver Rifai,pemain naturalisasi berikutnya...

Arus naturalisasi pemain tampaknya akan semakin marak. Setelah Cristian Gonzales, Irfan Bachdim, dan Kim jeffrey Kurniawan, kini ada pemain muda lagi yang berminat dinaturalisasi. Dia adalah Oliver Rifai.
Seperti dilansir Arena, gelandang  AZ Alkmaar berumur 17 tahun itu sudah dipanggil timnas Belanda U-17. Ia punya peran besar membawa Belanda juara turnamen di Meksiko.



Rifai berayahkan orang Indonesia dan ibu orang Belanda. Dalam sebuah jejaring sosial, Rifaei menyatakan siap membela negara ayahnya, Indonesia, apabila PSSI menginginkannya. Maka, Rifai berharap PSSI menulis surat resmi kepada dirinya dan mengurus semua hal-hal terkait dengan administrasi naturalisasi.
Rifai memang pernah memperkuat timnas Belanda U-16 dan U-17, Tapi, dia masih bisa memperkuat Indonesia. Seperti regulasi FIFA terkait pemain naturalisasi, selama ia belum pernah memperkuat timnas Belanda senior, maka masih bisa membela negara lain.
Penyerang AC Milan, Kevin-Prince Boateng, adalah contohnya. Dia pemain kelahiran Jerman dengan ibu Jerman namun ayah dari Ghana. Dia pernah memperkuat timnas Jerman U-15 sampai U-21. Akhirnya, ia memilih membela timnas senior Ghana dan tampil di Piala Dunia 2010.
PSSI pernah kecolongan Radja Nainggolan. Pemain yang juga berdarah Indonesia itu tak bisa membela Indonesia, karena lebih dulu dipanggil timnas Belgia.

23 Des 2010

Foto 7 Pemain NBA Dunia Yang Jago Slam Dunk


Ngga lengkap rasanya bila main basket gak ada yang ngedunk. Rata-rata pemain NBA (National Basketball Association) bisa ngedunk, tapi gak banyak yang jago. NBA Slam Dunk Contests adalah tempat untuk ngebuktiin siapa yang jago ngdunk dan inilah 7 pemain NBA yang jago ngedunk?

Dominique Wilkins (1982-2001)



“‘Nique” (juga berjuluk The Human Highlight Film) salah satu sebagian penghasil angka dan dunkers terbaik dalam sejarah NBA.



2 kali memenangkan NBA Slam Dunk Contests, Duelnya dalam kontes dengan Michael Jordan muda betul-betul diakui secara luas sebagai kontes slam dunk terbaik selamanya.

Michael Jordan (1984-2003)



Michael Jordan sering menunjukan Dunk-Dunk spektakuler dan menakjubkan di pertandingannya. Bukan hanya di pertandingan di contest dunk pun dia juga memukau penonton, sebab itu dia di juluki Air Jordan.

Di
NBA Slam Dunk Contest Champion dia mendapatkan penghargaan 1987, 1988.

Harold Miner (1992–1996)



David Harold Miner pernah dua kali juara di National Basketball Association (NBA) Slam Dunk Contest. Dia bermain bagi Miami Heat dan Cleveland Cavaliers.


Kemampuan slam dunk spektakuler Miner mengakibatkan dirinya diberi julukan “Baby Jordan”, merujuk pada dunk superstar bola basket Michael Jordan.

Kobe Bryant (1996-sekarang)



Black Mamba adalah pemain basket yang memegang rekor sebagai pemain termuda dalam sejarah NBA yang mampu mencetak angka sebanyak 24.000 dalam usia 31 tahun 75 hari.

Di
1997 dia menjuarai Kontes Slam Dunk NBA yang diperebutkan Chris Carr, Michael Finley, Darvin Ham, Ray Allen, Bob Sura.

Lebron James (2003-sekarang)



Bertinggi badan 203 cm dan terkenal dengan gaya slam dunknya yang merebut hati para penonton NBA.


Walau Lebron terkenal dengan gaya slam dunknya yng merebut hati tapi sampai kini dia belum ikut di kejuaraan Slam Dunk NBA Contest.

Dwight Howard (2004-sekarang)



Center jangkung ini selain hebat rebound dia juga hebat ngedunk, dia pernah menjuarai NBA Slam Dunk Champion 2008.

Kalau

lagi ngedunk dia sering make kostum ala SuperMan.

Nate Robinson (2005-sekarang)



Bertubuh mungil tapi jago ngedunk itulah uniknya Nate Robinson.



Nate sudah 3 kali menang NBA Slam Dunk Contest (2006, 2009, 2010). Bahkan di NBA Slam Dunk Contest tahun 2009 dia melompati Dwight Howard yang mempunyai tinggi 2.11 m.