28 Nov 2010

RDX Helmet, Anti Maling..

helmrdxantimaling 460x306 Helm Gatotkaca Anti Maling
Salah satu problem bagi pengendara sepeda motor adalah kehilangan helm. Apalagi jika helm berharga mahal. Walaupun di sepeda motor maupun tali helm diberi fasilitas pengaman, namun itu tak mambuat para maling kehabisan akal. Biasanya mereka langsung memotong tali helm yang terkunci.

Untuk mengantisipasi tangan jahil, RDX Helmet membuat terobosan agar pencuri tidak bisa menggondol helm dengan memotong tali. Helm ini dilengkapi dengan kawat baja kokoh di bagian tali yang langsung dihubungkan dengan bodi helm. Hmm..saya jadi teringat tokoh Gatotkaca yang berotot kawat baja dan terkenal kuat dan sakti itu.
RDX Helmet ikut berpartisipasi di Pameran Otomotif Surabaya (POS) 2010 di Gramedia Expo. “Kawat baja sangat kuat dan sulit dipotong, sehingga helm aman saat dikaitkan di pengaman helm sepeda motor. Selain itu bodi Helm RDX sangat kuat dan anti pecah. Pembeli tidak akan kecewa jika memakai helm ini,” kata Hung, pemilik stand RDX Helmet.
Khusus pembelian selama pameran, ia akan memotong harga 10% untuk semua tipe helm. RDX sendiri menyediakan bermacam tipe untuk segala kalangan. Bagi penggemar kecepatan dan keselamatan, bisa memilih helm model full face yang dipatok di kisaran Rp 300-400 ribu.
Untuk pengendara yang tidak suka gerah, maka bisa memilih open face yang harga relatif lebih murah dibanding full face. “Ada juga helm untuk anak-anak yang tetap mengedepankan keselamatan bagi pemakainya. Jadi walaupun untuk anak-anak, helm ini tak hanya pelengkap berkendara saja,” sambungnya.
Pembeli juga disodori beragam corak, mulai yang garang untuk laki-laki, lembut untuk cewek, sekaligus lucu bagi anak-anak. Stan RDX Helmet merupakan salah satu yang diserbu pengunjung di POS 2010.
Buruan beli deh…

Mobil Otomatis Dekati Kenyataan

sartre self driving cars 100231462 l Mobil Otomatis Dekati Kenyataan
Mobil yang bisa menyetir sendiri bisa jadi cuma mimpi. Tapi sebetulanya, pengembangan teknologi menuju ke sana sudah berjalan mendekati kenyataan. Program pengembangan mobil ”autonomous” milik Audi Jerman diuji coba sejauh 12,42 mil mengitari Pikes Peak beberapa waktu lalu.
Namun sekitar setahun lalu, lembaga penelitian yang didukung pemerintah Eropa telah menjalankan penelitian soal ini. Lembaga tersebut SARTRE (Safe Road Trains for the Environment). Mobil yang bisa jalan sendiri tanpa manusia pengemudi rupanya sudah jadi cita-cita banyak penduduk bumi.
Tentu saja teknologi seperti ini cukup berguna untuk melancarkan arus lalu-lintas dan memangkas waktu tempuh. Yang terang, mobil semacam itu juga akan berguna untuk menambah kenyamanan berkendara, mengurangi angka kecelakaan, dan memperbaiki emisi gas buang.
SARTRE merencanakan pengembangan teknologi mobil otomatis akan dilakukan selama tiga tahun. Dan sekarang menyelesaikan tahun pertama. Dalam waktu dekat, mereka akan mulai menguji hasil di tahun pertama itu.
Di tahun pertamanya, para insinyur yang tergabung dalam SARTRE disibukkan dengan menggodok konsep. Mereka menggandeng berbagai pabrikan dan konsorsium, termasuk Volvo. Fase pengembangan selanjutnya lebih diarahkan ke hardware dan software yang akan membungkus teknologi autonomous.
Hardware dan software canggih itu diperkirakan mampu mengatur hubungan antarkendaraan, sensor-sensor otomatis, untuk memudahkan kendaraan membaca situasi di jalan. Fase selanjutnya akan dikerjakan pada awal 2011 dan berakhir pertengahan 2012.

sumber : http://www.dapurpacu.com/mobil-otomatis-dekati-kenyataan/

Dandanan Bodi V-Ixion, Bisa Bikin Kekar dan Melar

Yamaha V-Ixion buat sebagian orang masih terlihat langsing. Memang dengan dimensi standarnya, menjadikan kuda besi bermesin injeksi ini mampu bermanuver lincah di segala macam kondisi, baik rute luar kota maupun pada kepadatan lalu lintas perkotaan.


Tetapi, ada juga yang ingin mengubah tampilannya jadi lebih kekar. Ingin tampil ekstrem, keseluruhan bodi pun diganti model fairing layaknya moge. Tak salah memang, sebab seperti sulap, tak perlu waktu lama ‘motor baru' pun mengisi garasi.


Kondom tangki, ada yang beraksen karbon

Undertail tetap menggunakan lampu belakang

Huger arm, sudah termasuk sepatbor
Itu baru sebuah pilihan, model lain pun bisa diaplikasi pada V-Ixion, ingin bergaya turing, masih cocok setelah menggunakan ban lebar dan menggunakan setang lebar. Dan beberapa aksesori lainnya seperti hand guard serta boks.

Namun, saat ini ada lagi beberapa riasan untuk mengubah penampilan Vixie menjadi lebih bergaya. Masih tetap membuatnya menjadi lebih kekar, dengan meniru tampilan motor gede. Mulai dari atas hingga ke bagian bawah.

Seperti kondom tangki, modelnya tak sekadar membuatnya menggembungkan tabung bahan bakar saja, tetapi juga memberi aksen sendiri. Jika ditilik mirip dengan moge Yamaha, seperti R1 atau sejenisnya.

Bahannya pun berbeda dari fiber biasa yang relatif lebih keras. "Memang ada beberapa bagian dibuat lebih lentur, ada lagi dibikin keras, seperti kondom tangki dibuat lentur," jelas Sumantri, dari Chip Motor, di kawasan Pos Pengumben, Jakbar.

Keuntungan dari racikan khusus itu, kondom tangki jadi lebih mudah dipasang, karena bisa ditarik saat memasangnya. Jadi, risiko tangki baret bisa dihindari. "Lalu tinggal diberi double tape untuk merekatkannya," jelas Sumantri. Menurutnya, bahan ini merupakan campuran bahan-bahan impor dari Cina, Thailand dan Singapura.

Kondom tangki ini sudah dipasarkan ke beberapa gerai aksesori, dengan berbagai tipe, mulai tampilan mirip warna orisinal, juga yang pakai aksen serat karbon di bagian tengah tangki, sehingga memberi kesan sporti sekaligus mewah. Di pasaran, kondom tangki ini dilego Rp 650 ribu.

Selain itu, ada lagi seperti bodi belakang, penutup bagian belakang ini menjadi sepadan dipasang, setelah menggunakan kondom tangki yang lebih gendut, karena cover belakang ini membuat kesan lebar pada bodi Vixie, cukup menebus dengan Rp 750 ribu, bisa membuat bodi belakang makin besar.

Ingin menggunakan lengan ayun yang tampil kekar? Bisa juga menggunakan huger arm alias pembungkus lengan ayun. Selain menutupi lengan ayun standar agar tidak tampil kurus, selimut arm ini pun dilengkapi dengan sepatbor belakang yang bisa menahan cipratan ke bagian tengah tunggangan. Peranti ini dijual Rp 550 ribu.

Nah, kalau sudah dipasang huger arm, tampang belakang makin manis setelah dipadukan dengan undertail. Bagian ini menutupi kolong jok, sama seperti sepatbor belakang, tetapi agar terkesan seperti motor pacuan, tak lagi menggunakan lampu berukuran besar seperti standar.

Di belakang lebih langsing dengan undertail yang dilengkapi lampu kecil tetapi cukup jelas terlihat. Lampu ini komplet, seperti lampu rem dan sein. Jadi, masih memenuhi standar peraturan lalu-lintas. Undertail ini dijual Rp 500 ribu.

Jadi, dandanan tampilan baru Vixie kesayangan Anda ini bisa berubah total dengan menggantikan Rp 2.450 ribu, sudah pakai kondom tangki, bodi belakang, undertail dan huger arm baru.